Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BUMI PUN ENGGAN MENAMPUNG MANUSIA BUSUK DI PERUTNYA

BUMI PUN ENGGAN MENAMPUNG MANUSIA BUSUK DI PERUTNYA
SIAPA bilang cerita tentang janazah yang dimuntahkan kembali oleh bumi merupakan cerita bohong, khurafat atau takhyul? Toh, haditsnya ada, fakta di lapangan juga ada.

Dalam sebuah hadits riwayat Al-Bukhari dan Muslim (lihat gambar), Anas ibn Malik radhiyallahu anhu menuturkan bahwa seorang nasrani pernah masuk lslam dan menjadi muslim yang baik, membaca surah Al-Baqarah dan Ali lmran, bahkan menjadi juru tulis Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Selang beberapa waktu kemudian dia keluar dari lslam dan kembali ke komunitas nasrani. Karuan saja dia disambut gembira oleh kaum nasrani dan sangat dihormati. Dia sering bilang: "Muhammad tak tahu apa-apa kecuali apa yang kutulis untuk dia".

Tak lama kemudian dia meninggal dunia, lalu dikubur. Pagi-pagi mereka mendapatkan janazahnya tergeletak di atas tanah. "Ini pasti ulah Muhammad dan sahabat-sahabatnya karena dia lari dari mereka!" komentar warga desa. Mereka pun menggali liang yang lebih dalam dan menguburnya kembali. Tetapi keesokan harinya didapatkan janazahnya tergeletak lagi di tanah. Kemudian kejadian serupa terjadi lagi pada hari yang ketiga. Akhirnya mereka tahu bahwa bumi enggan menampung janazah manusia busuk itu di perutnya dan memuntahkannya kembali. Lalu mereka pun membiarkannya tergeletak begitu saja di tanah!

Itu fakta yang dituturkan oleh hadits dengan tingkat kesahihan yg tertinggi, yaitu muttafaq alaih. Kemudian beberapa kejadian serupa terjadi dari waktu ke waktu hingga dewasa ini. Jika anda berkunjung ke Turki, sempatkan berkunjung ke kuburan Mustafa Kemal Attaturk, tokoh legendaris yg dielu-elukan masyarakat Turki sebagai pahlawan yg telah berjasa membangun Turki moderen di atas puing-puing Kasultanan Usmaniyah (Ottoman) yg hancur di tangannya, maka anda akan mendapatkan di atas tanah bukan hanya batu nisan, tetapi kuburan seutuhnya, mengapa? Karena setelah berkali-kali digali lubang utk menguburnya selalu saja kembali rata dg permukaan tanah. Akhirnya janazahnya ditidurkan begitu saja di atas tanah, lalu dibangun kuburannya di atas jasadnya, subhanallah!

Mari berbagi kebaikan walaupun satu ayat!!!

Berlangganan via Email