Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ibu, Mengapa Ibu Menangis?

Ibu, Mengapa Ibu Menangis?
Wajib baca: dalam 3 menit merinding
Suatu ketika, seorang anak bertanya kepada ibunya, "Ibu, mengapa ibu menangis?"

Ibunya menjawab, "Sebab ibu adalah perempuan, nak."
"Saya tak mengerti ibu," kata si anak. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat.

"Nak, kau memang tak akan mengerti…"

Kemudian si anak bertanya kepada ayahnya.

"Ayah, mengapa ibu menangis?"

"Ibumu menangis tanpa sebab yang jelas,"

sang ayah menjawab. "Semua perempuan memang sering menangis tanpa alasan."

Si anak membesar menjadi remaja,

dan dia tetap terus bertanya-tanya, mengapa perempuan menangis? Hingga pada suatu malam, bertanya bertanya pada seorang guru agama...

Seorang guru memberi tanggapan bah : dengan beberapa mutiara

"Saat allah ciptakan wanita, allah membuatnya menjadi sangat utama.

"Allah ciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur."

"Allah berikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan bayi dari rahimnya, walau kerap berulangkali menerima cerca dari si bayi itu apabila ia telah membesar."

"Allah berikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa."

"ALLah berikan kesabaran jiwa untuk merawat keluarganya walau dia sendiri letih, walau sakit, walau penat, tanpa berkeluh kesah."

"Allah berikan wanita perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya dalam kondisi dan situasi apapun.

Walau tiap_tiap kali anak-anaknya itu melukai perasaan dan hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada anak-anak yang mengantuk menahan lelap.

Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didakap dengan lembut olehnya."

"Allah berikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui masa-masa sulit dan menjadi pelindung baginya.

Sebab bukannya tulang rusuk yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak."

"Allah berikan kepadanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyedarkan bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai isterinya.

Walau seringkali pula kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap berdiri sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi."

"Dan akhirnya, allah berikan ia air mata, agar dapat mencurahkan perasaannya.

Inilah yang khusus kepada wanita, agar dapat ia gunakan bila masa pun ia inginkan. Ini bukan kelemahan bagi wanita, kerana sebenarnya air mata ini adalah "air mata kehidupan."

➡Silahkan bagikan supaya semakin banyak orang yg bersyukur dan jgn lupa silaturahmi...

Berlangganan via Email